Ketika Ditanya Sosok Pendampingnya di Pilpres 2019, Ini Jawaban Jokowi

67-presiden_jokowi

Bali – Dalam Rakernas III PDIP di Bali, pada Jumat (23/2/2018), Joko Widodo kembali diusung sebagai kandidat calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019-2024. Keputusan tersebut langsung dibacakan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidato pembukaan seperti terekam pada potongan video yang diunggah akun Twitter resmi PDI Perjuangan.

“Dengan ini, saya nyatakan calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo,” ungkap Megawati.

Pernyataan Megawati segera disambut salam tiga jari (sebagai tanda nomor urut PDIP dalam Pemilihan Umum 2019) dan tepuk tangan meriah para kader dari seluruh Indonesia yang hadir.

Keputusan ini tidak diketahui para pewarta yang meliput secara langsung Rakernas III PDIP. Sebab, acara berjalan tertutup.

Usai acara tersebut, Presiden Jokowi bersedia menemui sejumlah awak media yang sudah menunggunya. Pasalnya, acara pencalonan tersebut digelar tertutup untuk wartawan.

“Lho, tadi enggak di dalem?” canda Jokowi yang sedianya sudah mengetahui bahwa acara tersebut bersifat tertutup.

Lantas, siapa yang bakal menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019 mendatang?

Dengan santai dan penuh canda, Jokowi mengungkapkan sosok pendampingnya di Pilpres 2019. “Calon pendamping? Saya sebutkan sekarang ya namanya. Namanya adalah Ibu Iriana,” canda Jokowi.

Jokowi pun enggan berkomentar banyak perihal kriteria calon wakil presiden yang diharapkan. “Masih panjang, ini masih manjang. Masih ada bulan Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus,” tambahnya.

Diketahui, pada 4 Agustus 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai membuka pendaftaran capres dan cawapres yang diusung partai politik (parpol) atau gabungan parpol.

Kendati begitu, Jokowi mengaku sudah memiliki beberapa nama yang dianggap tepat sebagai cawapres. Namun, ketika dikonfirmasi, dia hanya tersenyum.

Sebelum PDIP, sejumlah partai politik sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi sebagai capres dalam Pilpres 2019-2022.