Trik Dan Tips Dalam Hal Menentukan Vendor Catering Yang Pas !

52598831_2059304570852008_7880987516092809216_n

Kata catering adalah istilah umum untuk wirausaha yang melayani pemesanan berbagai macam masakan (makanan dan minuman) baik untuk pesta maupun untuk penunjang kebutuhan suatu instansi. Jasa ini di inisiasi untuk membantu memenuhi kebutuhan yang bersifat khusus dengan berbagai macam pilihan menu sesuai dengan keinginan client.

Jika kamu ingin menentukan vendor catering manakah yang akan kamu pilih sebaiknya kamu simak artikel ini sampai habis karena kami akan memberikan beberapa tips dan trik untuk kamu yang kebingungan mana vendor catering yang bagus dan sesuai dengan yang kita inginkan. Berikut tips dan trik nya :

Untuk mengetahui jumlah dan variasi menu yang akan dipesan, biasanya vendor catering akan melakukan interview dengan calon pengantin. Misalnya, berapa jumlah undangan yang akan disebar sehingga benar-benar diketahui secara tepat jumlah tamu yang akan menghadri pesta.

Hal ini belum termasuk undangan untuk keluarga dekat dan ini biasanya menempati presentase paling beesar. Pikirkan juga apakah mayoritas yang akan datang adalah golongan orang tua ataukah anak muda, karena nantinya akan mempengaruhi keputusan dlaam pemilihan menuh.

Satu orang undangan biasanya akan meimakti sekitar 3 sampai 5 jenis menu yang dihidangkan. Menu yang tersaji untuk pesta di siang hari akan lebih banyak dibandingkan pesta yang dilakukan pada malam hari. alasannya, orang-orang cenderung lebih lapar di saat siang hari.

Tidak ada perbedaan menu yang signifikan antara pesta indoor maupun outdoor. sebagai variasi tambahkan menu khas daerah ditempatumu, favorit makanan para tamu biasanya adalah yng terhidang adalah menu gubukan atau food stall, dan hidangan kering seperti tempura, chicken cordon bleu, kebab dan lain sebagainya.

Beberapa catering punya spesialisasi hidangan tersendiriseperti makanan vegetarian, eropa, continental dan lain sebagainnya. Oleh karenanya ada baiknya melakukan survei kebeberapa vendor catering prasmanan di Jakarta sebelum memutuskan pilihan. Dan tanyakan kepada vendor catering, apakah harga makanan sudah termasuk pajak dan biaya servis ata belum termasuk biaya yang disebutkan tersebut.

Dan carilah vendor yang dekat dari rumahmu. Semisal rumahmu di daerah Jakarta kamu bisa mencari-cari disana dan biasanya disediakan beberapa Paket Pernikahan.

Setelah anda memastikan vendor catering di Jakarta yang akan digunakan. Selanjutnya adalah membuat surat kesepahaman dalma bentuk kontrak yang mengikat kewajiban dan hak pihak vendor catering dan kamu sebagai pengguna jalan mereka.

6 CARA MEMILIH VENDOR CATERING PERNIKAHAN YANG TEPA’T

Karena itu, menemukan catering pernikahan harus menjadi prioritas Anda juga. Tidak hanya tentang makanan dan minuman, catering pernikahan Jakarta yang baik harus didukung oleh tim yang luar biasa dan dapat memberi layanan yang memuaskan. Ikuti tips ini untuk memilih catering pernikahan di Jakarta (atau acara dalam skala besar lainnya) dengan bijak!

i. Dapatkan Rekomendasi dan Saran

Apakah ini pertama kalinya Anda menyewa catering untuk acara dalam skala besar? Mintalah rekomendasi dari teman-teman dan keluarga Anda. Mereka bisa membagikan daftar penyedia catering di Jakarta yang menurut mereka baik maupun buruk berdasarkan pengalaman mereka. Evaluasi setiap pilihan yang potensial dengan membaca review dan feedback dari customer sebelumnya.

Terdengar sangat merepotkan? Sebagai alternatif, Anda dapat mengunjungi Sejasa.com untuk mendapatkan penawaran dari penyedia jasa catering murah di Jakarta yang dapat dipercaya dan diandalkan. Anda juga dapat membaca review dan melihat portofolio penyedia jasa catering di halaman business profile mereka. Anda pun dapat menghemat banyak waktu.

ii. Tentukan Anggaran Catering Pernikahan

Bukan suatu kejutan lagi, catering dalam suatu pernikahan dengan 200 tamu undangan tentunya membutuhkan biaya yang besar.

Satu cara untuk mengatur biaya adalah dengan menentukan anggaran maksimal untuk satu orang dan beritahukan kepada mereka berapa jumlah menu makanan yang Anda inginkan, contohnya meja prasmanan untuk 3 jenis hidangan utama, minuman, dan dessert.

Sebagai alternatif, Anda dapat menanyakan mengenai paket yang mereka sediakan dan menyesuaikannya dengan selera dan jumlah tamu.

iii. Diskusikan Menu dan Penyajian Makanan

Jika Anda memiliki tema spesifik untuk pernikahan Anda, cobalah untuk mengatur menu dan penyajian sehingga sesuai dengan tema itu. Contohnya, jika tema pernikahan Anda adalah warna kuning, mintalah hiasan lemon untuk setiap gelas, atau bunga anyelir segar untuk dekorasi meja.

Selain itu, ingatlah untuk mengatakan jika ada tamu yang memiliki diet tertentu atau alergi terhadap suatu makanan, misalnya alergi kacang atau menu khusus untuk vegetarian.

iv. Mintalah Sesi Food Testing

Sesi pencicipan makanan atau food testing memberikan kesempatan kepada Anda untuk mencoba rasa, penyajian, dan rangkaian makanan.

Jika Anda sudah menandatangani kontrak untuk menyewa mereka, seharusnya tidak perlu biaya tambahan untuk sesi pencicipan makanan ini.

Jika Anda belum memastikan untuk menyewa mereka, Anda dapat meminta sesi pencicipan makanan berbayar. Banyak penyedia catering di Bekasi dan Jakarta yang dapat memenuhi permintaan ini untuk sesi dengan minimal 10 orang.

v. Tanyakan Mengenai Perlengkapan Lain yang Disediakan

Untuk menghindari pernikahan Anda menjadi penuh sesak, jangan lupa untuk menanyakan berapa banyak staf yang mereka sediakan. Pastikan tidak terlalu banyak jika venue pernikahan Anda tidak terlalu besar.

Tanyakan juga jika mereka menyediakan perlengkapan lainnya seperti meja, kursi, kanopi, tenda, atau peralatan makan untuk mendukung catering pernikahan di Tangerang atau JABODETABEK lainnya. Mungkin Anda bisa mendapatkan biaya lebih murah jika menyewa kursi dan tenda bersama dengan cateringnya. Namun, jangan lupa untuk menyesuaikannya juga dengan tema pernikahan Anda.

vi. Kontrak dan Ketentuan Pembayaran

Pastikan dokumen penting sudah siap dan ditandatangani. Di dalam kontrak sebaiknya terdapat keterangan mengenai:

  • Daftar makanan dan minuman, serta urutan penyajiannya
  • Jumlah tamu
  • Sistem penyajian makanan (contohnya: a la carte, prasmanan)
  • Jumlah pelayan
  • Pembersihan setelah acara
  • Durasi pelayanan
  • Ketentuan pembayaran (biasanya deposit 30%, sebelum acara 50%, dan setelah pembersihan 20%).